Olahraga

AA Garut dan Disperindag ESDM Sinergi Bangun Industri Voli di Garut

AA Garut dan Disperindag ESDM Sinergi Bangun Industri Voli di Garut
Pertemuan koordinasi Direktur AA Garut Fajar Santika (D'Panji) dengan Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat, Senin, (3/2/2025).

Imajinari.com – Direktur Akademi dan Klub Bola Voli AA Garut Fajar Santika (D'Panji), menggelar pertemuan koordinasi dengan Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat, Senin, (3/2/2025).

1000152499.jpg

Pertemuan ini membahas strategi pengembangan industri olahraga, khususnya bola voli, sebagai bagian dari ekonomi kreatif dan pembangunan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, D'Panji menegaskan visi akademi dan klubnya bukan hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun ekosistem industri olahraga yang berkelanjutan.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap voli, potensi ekonomi di sektor ini menjadi semakin nyata—mulai dari penyelenggaraan kompetisi, pengelolaan akademi, hingga pengembangan produk-produk olahraga lokal.

“Kami ingin voli bukan sekadar olahraga prestasi, tetapi juga menjadi lokomotif ekonomi berbasis olahraga di Garut. Dengan pembinaan atlet, penyelenggaraan event, serta pengembangan merchandise dan infrastruktur, kami melihat peluang besar untuk menumbuhkan industri ini,” ujar D'Panji.

Sekretaris Disperindag ESDM, Ricky R. Darajat, menyambut baik gagasan ini. Menurutnya, industri olahraga bisa menjadi sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, sejalan dengan program pengembangan industri kreatif dan UMKM di Garut.

“Kami melihat olahraga, khususnya bola voli, sebagai sektor dengan potensi ekonomi yang besar. Tidak hanya dari sisi atlet dan kompetisi, tetapi juga dari sisi industri pendukungnya—seperti apparel, alat olahraga, hingga sport tourism. Pemerintah siap mendukung inisiatif ini melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri olahraga,” kata Ricky.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara sektor olahraga dan industri dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menarik investasi di bidang sport business.

Salah satu langkah konkret yang dibahas dalam pertemuan ini adalah pengembangan model Koperasi Olahraga Bola Voli, yang akan menjadi wadah bagi atlet, pelatih, pengusaha, serta komunitas voli di Garut.

Koperasi ini diharapkan mampu mengelola keuangan klub, menjalin kemitraan dengan industri, serta mengembangkan produk-produk berbasis olahraga.

“Melalui koperasi, kita bisa mendorong industri perlengkapan olahraga lokal agar lebih kompetitif. Bayangkan jika apparel atau perlengkapan voli buatan Garut bisa digunakan di liga-liga nasional atau bahkan internasional. Ini akan menjadi kebanggaan dan juga peluang ekonomi yang nyata,” jelas Direktur AA Garut.

Selain itu, pertemuan juga membahas potensi kerja sama dengan industri lokal dalam produksi apparel, suvenir, hingga penyediaan fasilitas olahraga. AA Garut juga berencana menggandeng pelaku industri kreatif untuk mengembangkan branding dan pemasaran produk olahraga berbasis kearifan lokal Garut.

Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara sektor olahraga dan industri di Garut. Ke depan, AA Garut dan Disperindag ESDM akan terus berkoordinasi untuk menyusun roadmap pengembangan industri olahraga voli, termasuk rencana penyelenggaraan turnamen skala regional, program pembinaan atlet berbasis industri, serta strategi promosi sport tourism di Garut.

“Kami optimis, dengan sinergi yang kuat antara akademi, pemerintah, dan industri, Garut bisa menjadi pusat pengembangan olahraga voli yang tidak hanya mencetak atlet hebat, tetapi juga membangun ekosistem industri yang berdaya saing,” pungkas D'Panji.

Diharapkan, inisiatif ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan industri olahraga sebagai bagian dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (*)

0 Komentar :

Belum ada komentar.